Hukum & Kriminal

Tahunan Juanda Jadi Pusat Transaksi Miras Illegal, Satpol Baru Terima Laporan Masyarakat

Semenanjungpekanbaru. Sudah menjadi rahasia umum jika warung-warung kecil di sepanjang jalan Ir. H Juanda Pekanbaru menjual berbagai jenis minuman keras (miras) asal luar negeri tanpa mengantongi surat izin seperti tertuang dalam Kepres RI No. 03/1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman beralkohol.

Dari pantauan Reporter RiauNews dilapangan, tidak saja minuman beralkohol merk luar negeri golongan A yang diperdagangkan, bahkan golongan C dengan kadar etanol (C2H5OH) lebih dari 20% (dua puluh persen) sampai dengan 55% (lima puluh lima persen) mudah sekali dibeli dengan harga miring.

Seperti wiski merk Chivas Regal, bila dibeli melalui agen resmi atau importir minuman, per botol paling murah dihargai Rp. 750 ribu. Namun diwarung pinggir jalan Juanda, dengan mengantongi Rp. 285 ribu, pelanggan bisa memperoleh minuman sejenis.

“Kalau sudah langganan, tinggal telepon saja barang langsung diantar ke alamat,” ujar seorang pembeli yang sudah tiga tahun belakangan menjadi pelanggan di salah satu warung Juanda yang ditemui RiauNews usai bertransaksi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Edwar Husnan mengungkapkan kesejumlah wartawan di ruang kerjanya bahwa pihaknya baru menerima laporan masyarakat tentang peredaran Miras illegal di warung-warung kecil sepanjang jalan Juanda tersebut.

“kita memang sudah menerima laporan dari masyarakat bahwa di jalan Juanda itu ada jual beli miras yang kadar alkoholnya tinggi. Ini yang sedang kita pantau, jika ini betul maka dalam waktu dekat kita akan turun untuk menertibkan peredarannya,” ujarnya. (SM/ Ipen/ yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>